Presidential Lecture 2019: JK Ajak CPNS Melayani Negeri

24-07-2019 Kerjasama dan Humas Dilihat 1462 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Jakarta - Matahari belum menampakkan sinarnya, namun ribuan orang CPNS sudah memadati Istora Senayan sejak jam 06.00 WIB, Rabu (25/07). Antusiasme para CPNS tersebut terlihat dari sorak sorai yang berbalut bermacam ragam kostum, serta atribut yang digunakan seraya menyanyikan yel-yel masing-masing instansinya dengan semangat. Sebanyak 6.198 orang CPNS berbagai instansi dari seluruh Indonesia ini akan mengikuti kuliah umum Presiden (Presidential Lectures) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara (MenPan RB). Kuliah umum tahun ini merupakan event kedua setelah kuliah umum tahun 2018, yang dilaksanakan dalam rangka menyambut generasi milenial menuju Visi Indonesia 2045.

Diantara ribuan peserta kuliah umum, hadir 75 orang CPNS Badan POM yang terdiri dari Badan POM pusat, BBPOM di Jakarta, serta Kantor Badan POM di Bogor dan Tangerang.

Dengan mengusung tema “Sinergi untuk Melayani”, kuliah umum ini menghadirkan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla sebagai narasumber, beserta 3 orang yang tak kalah menginspirasi, yaitu Former Minister of Personnel Management Republic of Korea Pan Suk Kim, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang P.S. Brodjonegoro, serta Komisaris Utama PT. Net Mediatama TV dan Creative Director Opening and Closing 18th Asian Games 2018 Wishnutama.

Dalam sambutannya, Jusuf Kalla menekankan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memegang prinsip melayani. “Pelayanan cepat harus diberikan untuk masyarakat terutama di era digitalisasi,” ujarnya. “Prinsip yang menjadi pegangan Anda semua adalah melayani,” ujar Jusuf Kalla kepada peserta kuliah umum. Beliau menyampaikan agar setiap ASN harus memberikan pelayanan yang baik sesuai bidangnya masing-masing.

Dalam dunia birokrasi, untuk mewujudkan smart ASN dan open government di era industri 4.0, segala hal harus dilaksanakan dengan efisien, terutama dalam hal pengurusan izin. “Prinsipnya, kalau bisa dipercepat kenapa diperlambat. Pokoknya harus dipercepat,” jelas Wakil Presiden. Jusuf Kalla juga berharap agar motivasi ASN tidak hanya bergantung pada gaji dan penghasilan yang diterima, tapi lebih ke melayani masyarakat serta berbakti untuk bangsa dan negara. “ASN di daerah agar kreatif dan terus berinovasi dalam memperbaiki perekonomian bangsa. Harapan saya, agar perekonomian daerah tidak sepenuhnya bergantung kepada pusat. Untuk ASN di daerah, agar terus meningkatkan inovasi dan kreatifitas dalam menggerakkan ekonomi masyarakat di daerah.” pesannya.

Di akhir sambutannya, Wakil Presiden mendorong peserta kuliah umum agar terus belajar dari pengalaman senior di tempat kerjanya masing-masing. “Guru yang terbaik adalah pengalaman” tegasnya. Beliau menekankan agar setiap ASN juga harus siap jika ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia. Selamat bertugas, para CPNS agar terus mengabdi bagi nusa bangsa dan memajukan negeri tercinta!  (HM-Rizky)

 

Biro Hubungan Masyarakat dan Dukungan Strategis Pimpinan

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana