Rangkaian HUT Badan POM ke-19: “Lebih Dekat dengan Badan POM: Pelayanan Publik Cepat, Daya Saing Obat dan Makanan Meroket”

18-02-2020 Kerjasama dan Humas Dilihat 1842 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Jakarta – Masih dalam suasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Badan POM ke-19, Selasa (18/02), Badan POM menggelar acara Open House yang mengangkat tema “Lebih dekat dengan Badan POM: Pelayanan publik cepat, daya saing obat dan makanan meroket”. Acara yang digelar di kantor pusat Badan POM di wilayah Jakarta Pusat ini dihadiri oleh ratusan tamu undangan yang merupakan mitra kerja Badan POM, di antaranya perwakilan dari Kementerian/Lembaga, perwakilan dari perguruan tinggi (akademisi, mahasiswa, dan peneliti), perwakilan asosiasi industri, organisasi masyarakat/Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), pelaku usaha dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), perwakilan dari sekolah serta pelajar SMA/SMK, vlogger, serta media massa.

 

Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito, yang secara langsung membuka Open House menyebut bahwa acara tersebut merupakan Kampus Badan POM, mengingat banyak proses pembelajaran di dalamnya.

 

“Hari ini, Kampus Badan POM membuka diri bagi siapa pun untuk lebih kenal dekat dengan Badan POM. Karena meskipun kita sudah ada selama 19 tahun, namun memang masih banyak yang belum mengenal Badan POM. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat lebih mengetahui apa saja lingkup tugas dan fungsi Badan POM, apa saja pelayanan publik Badan POM bagi pelaku usaha,” tutur Kepala Badan POM.

 

“Ini merupakan pertama kalinya Badan POM mengadakan Open House dengan mengundang kerabat stakeholder. Untuk itu, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan kepada mitra kerja Badan POM yang telah hadir hari ini dan atas kerja samanya selama ini,” jelas Kepala Badan POM.

 

Dalam sambutannya, Kepala Badan POM kembali menjelaskan empat hal yang menjadi misi Badan POM, antara lain memfasilitasi pengembangan industri Obat dan Makanan, meningkatkan efektivitas pengawasan, mengedukasi masyarakat agar menjadi konsumen yang cerdas, serta meningkatkan efektivitas penindakan kejahatan Obat dan Makanan.

 

“Motto kami saat ini adalah Badan POM tidak hanya bekerja teknis, tetapi juga melakukan kerja kemanusiaan. Misi Badan POM lingkupnya sangat luas. Kami juga terdiri atas Sumber Daya Manusia (SDM) yang beragam. Tujuan dari itu semua adalah satu hal, yaitu melindungi masyarakat, serta menciptakan masyarakat Indonesia yang sehat dan berdaya saing,” tambah Penny K. Lukito.

 

Ke depan, prioritas Badan POM adalah semakin mempercepat pelayanan publik dalam rangka mendorong pengembangan industri Obat dan Makanan. Tentunya dengan berlandaskan semangat budaya Badan POM Solid, Loyal, Tangguh, dan Pantang menyerah (SLTP) dan prinsip 5S (Sambut dengan Senyum dan Salam dengan Semangat Memberikan Solusi). 

 

Selain itu, Badan POM juga berkomitmen untuk terus fokus pada pendampingan hilirisasi industri dalam negeri, mulai dari proses riset hingga menjadi produk komersial. Termasuk juga memperluas kemitraan, tidak hanya di dalam negeri, namun hingga ke tingkat internasional. Segala upaya ini dilakukan untuk terus memperkuat Badan POM sebagai otoritas pengawas Obat dan Makanan yang mumpuni di Indonesia. Karena tidak dapat dipungkiri, bahwa kekuatan Badan POM merupakan kredibilitas bagi bangsa ini, terutama untuk meningkatkan daya saing produk Obat dan Makanan Indonesia ke tingkat global.

 

Rangkaian acara Open House dilanjutkan dengan paparan mengenai kelembagaan Badan POM yang dibawakan oleh Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan, Reri Indriani. Dilanjutkan dengan kunjungan oleh tamu undangan yang telah dibagi ke dalam beberapa kelompok ke beberapa fasilitas pelayanan publik Badan POM, antara lain Badan POM Command Center (BCC), Gedung Pelayanan Publik Badan POM, Mobil Laboratorium Keliling, serta Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional (P3OMN). HM-Herma

 

Biro Hubungan Masyarakat dan Dukungan Strategis Pimpinan

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana