Jakarta – Rapat koordinasi sekaligus arahan Pimpinan BPOM awal tahun 2019 diadakan di Gedung F lantai 6 kantor BPOM RI Selasa (08/01). Dipimpin langsung oleh Kepala BPOM RI, Penny K. Lukito, rapat awal tahun yang dihadiri oleh seluruh Pimpinan BPOM dan jajarannya ini bertujuan untuk konsolidasi awal tahun 2019. Hadir juga Pimpinan Balai/Balai Besar POM dan jajarannya di seluruh Indonesia melalui sambungan konferensi video.
Kepala BPOM memulai rapat dengan terlebih dahulu mengungkapkan apresiasi kepada seluruh Pimpinan dan staf BPOM di seluruh Indonesia yang telah bekerja keras di tahun 2018. Tahun 2018 lalu merupakan tahun yang sangat bermakna bagi BPOM. Banyak gebrakan baru yang lahir dan terus berkembang dimulai dari tahun 2018.
“Kita tinggalkan tahun 2018 dengan penuh rasa syukur, ikhlas, dan semakin percaya bahwa niat baik dan kesungguhan upaya dalam jalan Ridho-Nya, adalah kunci untuk mewujudkan harapan dan cita-cita bersama,” ungkap Kepala BPOM. “Selamat datang 2019 dengan harapan baru dan semangat baru. Semoga petunjuk dan perlindungan Allah selalu memayungi kita,” harapnya.
Rapat dilanjutkan dengan kilas balik tentang apa saja yang telah dilakukan BPOM selama tahun 2018, mulai dari lahirnya Kedeputian Penindakan yang diikuti dengan bergabungnya Pimpinan Tinggi Kepolisian, Kejaksaan, dan Badan Intelijen Negara di BPOM. Juga banyaknya kerjasama lintas sektor yang dilakukan oleh BPOM, terlaksananya event internasional untuk pertama kalinya, lahirnya inisiasi program lintas sektor, konsorsium-konsorsium yang efektif, inovasi untuk fasilitasi para pelaku usaha, hingga inovasi-inovasi kegiatan untuk milenial.
“Banyak capaian yang diraih selama tahun 2018 tetapi jangan berpuas diri. Lakukan yang lebih baik lagi di tahun 2019,” ajak Kepala BPOM. Penny K. Lukito menekankan bahwa BPOM sekarang telah menjadi lebih kuat, tinggal bagaimana ke depan BPOM dapat lebih mengoptimalkannya. “Target program prioritas 2019 dimana kegiatan BPOM harus sampai menyentuh seluruh masyarakat dan jauh ke masyarakat sampai lapisan pedesaan. Dan juga pemanfaatan anggaran harus efektif, efisien, dan akuntabel, karena anggaran yang kita gunakan adalah uang rakyat,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala BPOM memberikan kesempatan kepada para milenial di BPOM untuk menyampaikan pendapatnya. Melalui konferensi video, teman-teman milenial yang berada di Bandung dan Manokwari menyampaikan saran dan ide-ide kreatifnya langsung kepada Kepala BPOM, termasuk harapan para milenial BPOM untuk meningkatkan soft skill, terutama dalam menyambut tantangan di era digital. Rapat diakhiri dengan potong tumpeng sebagai wujud rasa syukur atas apa yang telah diraih BPOM di tahun 2018 dan untuk menumbuhkan semangat dalam menyambut tahun 2019 dengan kinerja yang lebih baik lagi. (HM-Hendriq)
Biro Humas dan Dukungan Strategis Pimpinan
