Rapat Tinjauan Manajemen Puncak BPOM Tahun 2022

10-11-2022 Kerjasama dan Humas Dilihat 517 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Jakarta - Pada hari kedua Rapat Evaluasi Nasional (REN) BPOM Tahun 2022, Rabu (09/11/2022), BPOM mengadakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Sistem Manajemen Mutu/Quality Management System (QMS) ISO 9001:2015. Rapat dipimpin oleh Deputi Manajemen Puncak, antara lain Sekretaris Utama BPOM; Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetika BPOM; dan Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM.


Berdasarkan Keputusan Kepala BPOM Nomor 28 Tahun 2022 tentang Penerapan Sistem Manajemen Mutu BPOM, seluruh Unit Kerja di Lingkungan BPOM wajib menerapkan QMS. Penerapan QMS yang konsisten merupakan upaya BPOM untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada stakeholder dan masyarakat secara berkelanjutan.


Sekretaris Utama, Rita Mahyona menekankan pada forum ini bahwa Kepala Unit Kerja Pusat dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) memegang tanggung jawab sebagai Ketua Tim Penjaminan Mutu pada unit kerja masing-masing. “Bapak dan Ibu harus terus meningkatkan aspek kepemimpinan terhadap penerapan QMS dan Manajemen Risiko Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP),” tegasnya.


Hingga saat ini, seluruh unit kerja dan UPT BPOM telah berhasil memperoleh sertifikat QMS ISO 9001:2015. Termasuk pada tahun ini, terdapat 2 Unit Kerja Pusat di BPOM yang baru mendapatkan Sertifikat QMS ISO 9001:2015, yakni Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik dan Direktorat Siber Obat dan Makanan. 


Apresiasi disampaikan oleh para Deputi Manajemen Puncak kepada peserta rapat. Sekretaris Utama BPOM berpesan agar QMS di lingkungan BPOM terus dipelihara dan ditingkatkan sehingga dapat berdampak positif bagi BPOM untuk mewujudkan sistem pengawasan Obat dan Makanan yang efektif. 


Selain RTM yang dilakukan pada hari kedua REN ini, agenda terus berlanjut pada evaluasi paruh waktu kinerja berdasarkan Rencana Strategis 2020-2024 BPOM. Selain itu, juga diadakan dialog berupa sharing inovasi dari Balai Besar POM di Surabaya, Balai Besar POM di Yogyakarta, dan Direktorat Registrasi Pangan Olahan. (HM-Hendriq)


Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana