Rayakan HUT Ke-24, BPOM Jemput Bola Pelaku Usaha Melalui Desk Konsultasi Terintegrasi (DEKORASI)

04-02-2025 Kerjasama dan Humas Dilihat 345 kali Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Jakarta – Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24, BPOM menyelenggarakan Desk Konsultasi Terintegrasi (DEKORASI) yang berlangsung selama dua hari, yaitu pada 23–24 Januari 2025 di kawasan BPOM. Kegiatan yang mengusung tema “Layanan Konsultasi Terintegrasi Bersama BPOM, untuk Kemudahan Berusaha” ini mencerminkan komitmen BPOM untuk mendukung inovasi dan mempermudah proses berusaha di Indonesia, khususnya di sektor obat dan makanan.

DEKORASI merupakan inovasi layanan publik yang dirancang oleh BPOM untuk memberikan akses terpadu terkait regulasi, registrasi, dan sertifikasi yang mencakup seluruh komoditas, seperti obat, obat bahan alam, suplemen kesehatan, obat kuasi, kosmetik, dan pangan olahan. Layanan ini bertujuan memfasilitasi para pelaku usaha dalam memenuhi standar yang ditetapkan BPOM secara lebih efisien dan terkoordinasi.

“Kegiatan DEKORASI menghadirkan 34 jenis layanan publik dari 17 Unit Penyelenggara Pelayanan (UPP) BPOM, mencakup unit-unit dari Deputi 1, Deputi 2, Deputi 3, PPPOMN, dan PPSDM,” papar Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik BPOM Mohamad Kashuri yang membuka acara secara langsung.

Mohamad Kashuri juga menyampaikan jenis-jenis layanan yang ada pada kegiatan DEKORASI, antara lain sertifikasi, layanan Surat Keterangan Impor (SKI) dan Surat Keterangan Ekspor (SKE), konsultasi regulasi untuk seluruh komoditi obat dan makanan, jasa laboratorium, baku pembanding, dan kalibrasi, serta layanan kepustakaan dan subsite Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Pengawasan Obat dan Makanan (IDEAS BPOM). Rangkaian kegiatan ini mencerminkan upaya BPOM dalam memberikan layanan yang efisien, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang konsultasi, tetapi juga sarana membangun sinergi dan kolaborasi yang lebih kuat antara BPOM dengan seluruh stakeholder,” harap Mohamad Kashuri.

Pada kesempatan ini juga dilakukan penyerahan nomor izin edar (NIE) kepada 3 perusahaan pangan olahan, yaitu PT Supra Sari Lestari, Glacerie, dan Ulimus. Penyerahan NIE BPOM ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pelaku usaha lainnya untuk memenuhi standar regulasi dan meningkatkan kualitas produk mereka.

Salah satu penerima NIE BPOM untuk produk es krimnya, yaitu Clarice Nathania dari Glacerie, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada BPOM. Menurut Clarice, proses pendaftaran MD miliknya di BPOM prosesnya tergolong cepat.

“Alhamdulillah, prosesnya termasuk cepat, respons dari evaluator juga cepat. Misalnya, saya kirim hari ini, besoknya sudah ada hasil evaluasi, diberikan arahan dan petunjuk tentang apa saja yang harus diperbaiki sehingga kami pun bisa segera melakukan revisi dan melengkapi kekurangan dokumen persyaratan,” ungkapnya. Ia berharap agar BPOM lebih sering mengadakan kegiatan desk konsultasi agar mempermudah pelaku usaha dalam mendapatkan izin edar produknya.

Selama kegiatan DEKORASI, total ada 22 pelaku usaha yang melakukan desk konsultasi. Kemudian ada 20 pelaku usaha yang mengajukan perizinan berusaha untuk mendukung kegiatan usaha (PB-UMKU) dan 9 pelaku usaha yang sedang dalam tahap aju. Selain itu, tercatat 7 akun pelaku usaha telah disetujui serta 1 akun yang sedang berproses.

“Melalui DEKORASI, kami ingin memastikan bahwa layanan BPOM terus relevan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta dunia usaha dengan cepat, transparan, dan berintegritas,” ujar Mohamad Kashuri menutup sambutan pembukaan kegiatan DEKORASI 2025. (HM-Devi)

 

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Berita Terkait

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana