Jakarta – Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPOM Pusat secara resmi lahir kembali setelah dikukuhkan bersama Ketua Umum dan jajaran pengurus DWP Pusat, DWP Instansi Pemerintah Pusat, serta DWP DKI Jakarta pada Rabu, (19/2/2025) di Gedung Dharma Wanita Persatuan Pusat, Jakarta Selatan. Dalam pengukuhan ini, Elfi Taruna Ikrar menjabat sebagai Ketua DWP BPOM Pusat untuk masa bakti 2024–2029 di masa kepemimpinan Kepala BPOM Taruna Ikrar.
Pengukuhan Ketua Umum DWP, Pengurus DWP Pusat, DWP Instansi Pemerintah Pusat, dan DWP Provinsi DKI Jakarta ini dilakukan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini. Acara tersebut melantik Ida Rachmawati Budi Gunadi Sadikin sebagai Ketua Umum DWP Pusat untuk periode 2024–2029.
“Saya percaya mewujudkan Indonesia tangguh, sehat dan berdaya, semua dimulai dari rumah,” ujar Ida Rachmawati Budi Gunadi Sadikin dalam sambutannya. Ia berkata bahwa para istri dan ibu mampu menciptakan perubahan yang baik, dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga hingga berdampak pada perubahan besar untuk Indonesia.
Ia menambahkan bahwa DWP adalah kekuatan, tiang penyangga yang kokoh yang menopang para abdi negara dalam pelayanannya kepada masyarakat. "Saya percaya dengan semangat kebersamaan, kita mampu mengelola organisasi ini sebagai wadah pemberdayaan, pendidikan, dan peningkatan kualitas hidup. Mari bersatu saling menguatkan mengembangkan potensi perempuan agar mampu memberi manfaat," tambahnya kembali.
Pengukuhan ini turut dihadiri oleh Penasihat Utama DWP Selvi Gibran Rakabuming, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Para Penasihat DWP Instansi Pemerintah Pusat dan Provinsi DKI Jakarta. BPOM sendiri diwakilkan oleh Dhila Jayadi, Fitriani Yan Setiadi, dan Nilawati Irwansyah sebagai pengurus DWP BPOM.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang hadir secara langsung untuk melakukan pengukuhan berkata bahwa DWP bukan sekadar organisasi pendamping. DWP merupakan sebuah wadah yang memiliki peran sangat strategis untuk meningkatkan kualitas perempuan, khususnya para istri aparatur sipil negara (ASN) dalam berbagai bidang.
Penasihat Utama DWP Selvi Gibran Rakabuming sampaikan harapannya terhadap kepemimpinan baru DWP. Ia menekankan pentingnya peran perempuan dalam mendukung program pemerintahan, baik dari lingkup keluarga hingga kontribusi di sektor sosial dan ekonomi.
“Saya yakin ke depannya, DWP tidak hanya memberikan manfaat bagi organisasi Dharma Wanita Persatuan, tetapi juga semakin meluas bagi masyarakat Indonesia, baik di bidang kesehatan, sosial, ekonomi, maupun pendidikan karakter untuk anak-anak,” lanjutnya.
Merayakan pengaktifan kembali DWP BPOM yang sempat vakum beberapa tahun ini, BPOM menyelenggarakan Tasyakuran Pengukuhan Pengurus Dharma Wanita Persatuan BPOM Pusat Masa Bakti 2024–2029 di Aula Bhinneka Tunggal Ika Kantor BPOM. Kegiatan ini dihadiri secara daring dan luring oleh kepala unit kerja, kepala unit pelaksana teknis, dan anggota DWP BPOM di seluruh Indonesia secara luring dan daring.
“DWP BPOM sudah lama vakum dan tidak ada aktivitasnya, padahal sangat dibutuhkan kontribusinya. Di masa kepemimpinan Taruna Ikrar di BPOM, DWP akan dibentuk kembali sebagai sarana silaturahmi dan edukasi dengan keluarga besar BPOM,” ujar Ketua DWP BPOM Elfi Taruna Ikrar dalam sambutannya secara daring dari California. Ia juga menyatakan akan segera menyusun program kerja DWP BPOM dan membentuk DWP di tingkat unit pelaksana teknis (UPT).
Pada acara ini, dilakukan juga peluncuran media sosial DWP BPOM sebagai wadah penyebaran informasi dan ajakan positif kepada anggota DWP dan masyarakat untuk dapat berpartisipasi dalam kegiatan DWP BPOM. Selain itu, juga dilakukan sosialisasi keamanan pangan dengan tema "Pangan Aman, Keluarga Bahagia" yang diikuti oleh seluruh anggota DWP BPOM di pusat dan di daerah.
Kepala BPOM Taruna Ikrar menyampaikan bahwa DWP memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan tugas dan fungsi BPOM. “Saya berharap, dengan kepengurusan yang baru, Dharma Wanita Persatuan BPOM dapat semakin aktif dalam menjalankan berbagai program di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya, yang terintegrasi dengan program kerja BPOM,” harapnya.
Ia tak lupa mengajak para suami yang merupakan ASN di BPOM, untuk senantiasa mendukung dan mendorong kiprah DWP. “Dengan keikhlasan dan dukungan yang kuat, saya yakin organisasi ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi anggotanya, keluarga ASN, maupun masyarakat secara umum,” ungkap Kepala BPOM menutup kegiatan Tasyakuran Pengukuhan Pengurus Dharma Wanita Persatuan BPOM Pusat. (HM-Devi)
