Responsibilities of Risk Assessors and Risk Manager and Their Relationship

01-06-2015 Dit Surveilan dan Penyuluhan Keamanan Pangan Dilihat 1790 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Manajer risiko (risk manager) merupakan pihak yang dapat mewujudkan pangan yang lebih aman, melalui penyusunan dan pemberlakuan standar dan pedoman, serta kebijakan lain yang dapat meningkatkan keamanan pangan. Dalam hal ini, pengkaji risiko (risk assessor) menyediakan hasil kajian ilmiah yang menjadi dasar penyusunan kebijakan keamanan pangan. Oleh karena itu, komunikasi yang baik antara pengkaji risiko dan manajer risiko sangat diperlukan. Hal tersebut disampaikan oleh Yukiko Yamada, Ph.D., dalam kuliah umum Responsibilities of Risk Assessors and Risk Manager and Their Relationship yang disampaikan di Badan POM pada tanggal 29 Mei 2014. Beliau juga membagikan pengalamannya dalam menerapkan analisis risiko keamanan pangan di Jepang, dimana beliau pernah menjadi manajer risiko, dengan tetap mengembangkan kemampuannya dalam pelaksanaan kajian risiko.

 

Kuliah ini diselenggarakan atas kerjasama Badan POM RI dengan International Life Science Institute (ILSI) South East Asia, dihadiri oleh 40 peserta yang merupakan perwakilan dari setiap direktorat di Kedeputian III dan Pusat Riset Obat dan Makanan (PROM). Materi yang disampaikan meliputi  prinsip analisis risiko, yang meliputi kajian risiko, manajemen risiko, dan komunikasi risiko, penentuan prioritas bahaya, Total Diet Study (TDS), dan manajemen risiko dalam situasi krisis. Dari kuliah ini peserta diharapkan dapat memperoleh pengetahuan lebih mendalam tentang pelaksanaan analisis risiko keamanan pangan, dan dapat menerapkannya dalam melaksanakan tugas sebagai manajer risiko maupun pengkaji risiko

 

-- Dit. Surveilan dan Penyuluhan Keamanan Pangan --

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana