Jakarta - Sebagai upaya menjawab setiap tantangan dan perubahan dalam pengawasan Obat dan Makanan yang semakin kompleks dan dinamis, Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito kembali melakukan restrukturisasi kepemimpinan dan melantik 5 pejabat struktural di lingkungan Badan POM, Senin (21/06). Pejabat yang dilantik pada acara yang dilakukan secara hybrid (offline dan online) tersebut merupakan pejabat yang mengalami mutasi dan mendapatkan promosi melalui mekanisme manajemen talenta.
Mutasi jabatan dalam rangka perpindahan tugas (tour of duty) dan wilayah kerja (tour of area) dimaksudkan untuk memperkaya pengalaman. Sedangkan promosi jabatan merupakan upaya regenerasi kepemimpinan sekaligus sebagai bagian dari pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) Badan POM dalam konteks Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis Sistem Merit. Keberhasilan Badan POM dalam meraih predikat Sistem Merit level IV (sangat baik) dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) memberi konsekuensi kepada Badan POM untuk menyiapkan SDM unggul dalam konteks manajemen talenta ASN.
"Pelantikan hari ini bukan sekedar menempatkan pegawai dalam suatu jenjang jabatan struktural, tetapi juga merupakan bagian dari pembinaan karir yang mengedepankan kualifikasi, keahlian, kompetensi serta rekam jejak untuk meraih kinerja terbaik," ujar Kepala Badan POM.
Saat ini, Badan POM sedang menjadi fokus perhatian berbagai pihak, khususnya mengenai pengembangan dan perizinan vaksin COVID-19. Oleh karena itu, Badan POM harus mengawal ketersediaan vaksin sesuai ketentuan dan standar dari segi keamanan, khasiat, dan mutu vaksin sehingga dapat memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam program vaksinasi.
"Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan POM di daerah menjadi garda terdepan Badan POM dalam melayani masyarakat. Oleh karena itu, Kepala UPT Badan POM di daerah harus mampu menunjukkan kepemimpinan yang baik dalam pengawalan jaminan keamanan dan mutu obat dan makanan, pengembangan berbagai inovasi yang aplikatif dan bermanfaat bagi masyarakat setempat, serta peningkatan kemitraan yang baik dengan berbagai pihak di daerah," harap Penny K. Lukito.
Kepala Badan POM berpesan agar pejabat yang dilantik dapat menunjukkan kinerja terbaik, mampu memimpin, dan mengarahkan setiap anggota timnya untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai budaya organisasi Badan POM serta kode etik dan perilaku ASN dalam menjalankan tugasnya masing-masing. (HM-Rizky)
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
