Jakarta – Kamis (16/03/2023), BPOM menyelenggarakan kegiatan Munggahan dalam rangka menyambut Ramadhan 1444 Hijriyah tahun ini. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BPOM RI, Penny K. Lukito serta diikuti oleh jajaran BPOM pusat, baik yang hadir secara langsung maupun yang mengikuti secara online.
Kehadiran bulan suci Ramadan menjadi momen yang dinantikan dan disambut gembira oleh setiap umat islam. Kepala BPOM dalam sambutannya menyampaikan bahwa munggahan merupakan tradisi yang rutin dilakukan agar setiap orang dapat mempersiapkan diri, fisik, dan hati, dalam menghadapi bulan yang penuh dengan keberkahan luar biasa.
“Ramadan menjadi momen untuk insan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk dapat mengendalikan diri, bersabar, hidup yang cukup, dan dapat digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah”, ujar Kepala BPOM.
Hadir sebagai pemberi tausiyah pada kegiatan ini adalah Rachmat Hidayat. Beliau menyampaikan bahwa bulan Ramadan merupakan bulan pembelajaran, bulan tarbiyyah. Yang artinya bahwa bulan Ramadan adalah waktu yang paling efektif untuk mendidik, melatih diri kita supaya bisa mencapai derajat yang tinggi.
“Ramadan juga bulan untuk mengajak manusia kembali ke tengah, artinya mengembalikan fisik kita, hati kita, ibadah kita, kerja kita menjadi seimbang”, ujarnya.
Ia juga menyebutkan tugas khusus yang dipegang ASN BPOM di bulan Ramadan. Salah satunya dengan melakukan berbagai pengawasan, terutama pengawasan pangan seperti cek parsel. “Tugas Malaikat Raqib dan Atid itu mencatat amal baik buruk, sedangkan tugas BPOM mencatat mana obat dan makanan yang boleh dikonsumsi, mana yang tidak boleh,” lanjutnya.
Tugas kedua ASN BPOM adalah untuk tetap produktif selama menjalani Ramadan. Dalam perspektif Islam, kerja merupakan bentuk dari ibadah dan orang yang letih karena bekerja mendapatkan jaminan ampunan dari Allah. Karena itu, ASN harus tetap produktif di bulan Ramadan karena apresiasi bukan hanya datang dari pimpinan, tetapi yang paling penting juga apresiasi yang datang langsung dari Tuhan YME.
“Bulan Ramadan justru harus dimanfaatkan untuk beribadah dan mencapai derajat takwa karena orang yang bertakwa, akan Allah mudahkan segala urusannya dan diberi rezeki dari arah yang tidak terduga,” paparnya lagi.
Pada acara hari ini, Kepala BPOM RI juga memberikan santunan kepada 40 anak yatim. Kegiatan ini dibuka dengan pembacaan shalawat oleh tim Hadroh dan ditutup dengan lagu-lagu religi dalam rangka menyambut Ramadhan. (HM-Khairul)
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
