Saya Percaya, dengan Komitmen dan Kerjasama, Kita Bisa !

10-12-2012 Hukmas Dilihat 1716 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Hukmas

Dengan tegas, Kepala Badan POM, Dra. Lucky S. Slamet, M.Sc, menyampaikan keyakinannya bahwa permasalahan di bidang keamanan pangan, terutama pangan jajanan anak sekolah (PJAS) dapat ditangani dengan komitmen dan kerjasama semua pihak. Karena itu, Lucky S. Slamet mengajak pemerintah, pengusaha dan masyarakat untuk bersama mensukseskan dan mensinergikan program pengawasan dan pembinaan PJAS serta program PJAS secara optimal sampai ke tingkat sekolah di seluruh wilayah Indonesia. Ajakan ini disampaikan pada acara pembukaan Workshop dan Pameran Nasional PJAS di Smesco Building pada 8 Desember 2012.

Pada acara yang dihadiri antara lain oleh Direktur Jenderal Bina Gizi Masyarakat,Direktur Jenderal Pendidikan Dasar,Kepala Badan Nasional Sertifikasi Profesi dan perwakilan dari pemerintah daerah serta Kepala Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia ini, Kepala Badan POM menambahkan pada tahun 2011 komitmen lintas sektor tingkat pusat ini diwujudkan dalam Surat Kesepakatan Bersama antara Badan POM dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, dan Kementerian Perindustrian. Sementara itu, di tahun 2012 perkuatan komitmen pemerintah daerah terus dibangun melalui pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) di 32 provinsi dengan melibatkan 160 kabupaten/kota.

Dijelaskan Kepala Badan POM bahwa hingga Juni 2012, 76% PJAS di Indonesia telah memenuhi persyaratan keamanan, berdasarkan hasil sampling dan pengujian yang dilakukan oleh Badan POM. Jumlah ini terus meningkat sejak dicanangkannya Gerakan Nasional Menuju PJAS yang Aman, Bermutu dan Bergizi oleh Wakil Presiden RI pada 31 Januari 2011, yang telah ditindaklanjuti dengan penetapan Rencana Aksi Nasional (RAN) PJAS. RAN PJAS dilaksanakan melalui penerapan lima strategi yaitu (1) Perkuatan program PJAS; (2) Peningkatan “awareness” komunitas PJAS; (3) Peningkatan kapasitas sumber daya PJAS; (4) Modeling dan replikasi kantin sekolah; dan (5) Optimalisasi manajemen Aksi Nasional PJAS.

Untuk lebih meningkatkan dan memelihara kompetensi seluruh jajaran di bidang Obat dan Makanan, pada kesempatan tersebut dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Badan POM dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) tentang Kerjasama Pengembangan Program Sertifikasi Kompetensi Sumber Daya Manusia di Bidang Obat dan Makanan.

Kepala Badan POM dan Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya serta pejabat lainnya juga berkesempatan memberikan penghargaan terhadap 7 sekolah dasar pemenang Lomba Piagam Bintang Keamanan Pangan Kantin Sekolah se-Indonesia yang terdiri dari juara I – III dan juara harapan I – IV, yang berasal dari 7 provinsi, yaitu D.I. Yogyakarta, Kalimantan Timur, Jawa Timur, Kalimantan Barat, DKI Jakarta, Jambi dan Jawa Tengah.

Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat


Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana