Jakarta - Pertemuan Pertama Kepala Otoritas Regulatori Obat Negara Anggota OKI berhasil terselenggara dengan baik dan menghasilkan kesepakatan bernama Jakarta Declaration yang berisi tentang komitmen bersama negara anggota OKI untuk bersinergi dan berproses mengupayakan kemandirian obat dan vaksin bagi negara anggota OKI. Kesuksesan kegiatan pertemuan internasional ini tidak lain merupakan buah hasil kerja keras dan upaya terbaik dari berbagai pihak, termasuk didalamnya oleh internal BPOM dan juga seluruh dukungan lintas sektor terkait. Mereka tergabung dalam sebuah kepanitiaan yang saling membahu satu sama lain dan membentuk sebuah tim solid dengan satu tujuan untuk menunjukkan pada dunia bahwa Indonesia mempunyai peran dan andil besar dalam memimpin sebuah perhelatan forum internasional pada topik yang sangat strategis yakni kemandirian vaksin dan obat negara anggota OKI.
Jumat (14/12), sembari mengucap syukur atas keberhasilan acara pertemuan OKI tersebut sekaligus menyampaikan apresiasi kepada semua pihak, diselenggarakan penutupan kepanitiaan yang bertempat di Allianz Eco Park Ancol. Kepala BPOM, Penny K. Lukito memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya secara langsung kepada seluruh panitia dan perwakilan lintas sektor terkait yang hadir dalam kegiatan ini.
"Syukur Alhamdulillah acara The First Meeting of the Heads of National Medicine Regulatory Authorities (NMRAs) from the Organization Islamic of Cooperation Member States pada tanggal 21-22 November 2018 lalu terselenggara dengan baik. Seluruh tenaga baik internal maupun eksternal BPOM telah dicurahkan demi terselenggaranya kegiatan ini dan memberikan kesan positif yang mendalam bagi para delegasi," ucap Penny K. Lukito.
Penny K. Lukito bercerita bahwa pertemuan internasional OKI ini telah direncanakan dari jauh hari sebelumnya, tepatnya dimulai pada tanggal 11 September 2017 ketika Kepala BPOM bertemu dengan Sekretaris Jenderal OKI di Jeddah. Dari pertemuan tersebut dicetuskan sebuah ide untuk mengumpulkan Kepala Otoritas Regulatori Obat Negara Anggota OKI dan menggalang komitmen bersama dalam mencapai kemandirian vaksin dan obat bagi negara anggota OKI. Ide tersebut kemudian diimplementasikan dalam persiapan, BPOM mengadakan pertemuan dan koordinasi lintas sektor yang secara intensif berjalan beriringan dengan persiapan di internal BPOM sejak awal tahun 2018 hingga terselenggaranya kegiatan ini pada tanggal 21-22 November. Semuanya dipersiapkan oleh tim kepanitiaan yang terdiri dari internal dan eksternal BPOM.
"Terima kasih kepada semua tim, semoga koordinasi dan kerjasama yang telah terbangun dapat terus berjalan berkesinambungan ke depannya", tutup Kepala BPOM. (HM-Hendriq)
Biro Humas dan Dukungan Strategis Pimpinan
