Semangat Kebersamaan Dilandasi oleh Nilai-nilai Luhur Ideologi Pancasila

02-10-2023 Kerjasama dan Humas Dilihat 1679 kali Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Jakarta – Sejak diproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, maka segenap harapan yang harus diwujudkan adalah persatuan seluruh rakyat Indonesia. Namun demikian, telah banyak terjadi gejolak yang memicu konflik baik dari dalam maupun luar negeri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di sinilah Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia, memiliki peran penting dalam membangun ideologi bangsa.

Untuk memperkuat ideologi bangsa di lingkungan BPOM maka seluruh pegawai BPOM melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2023 di kantor BPOM pusat dan UPT BPOM di seluruh Indonesia pada Minggu, (01/10/2023). Upacara secara luring dan daring ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Utama, Rita Mahyona. 

Tema Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2023 adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Maju”. Tema ini sesuai dengan visi misi untuk meraih Indonesia Emas 2045. Pemilihan tema ini sejalan dengan tujuan memfokuskan energi untuk terus bergerak maju. Hal ini berarti menghindari membuang energi untuk hal-hal yang memecah belah, bahkan yang membuat kita melangkah mundur. 

Sesuai dengan Ikrar Kesaktian Pancasila, Ketua DPR RI, Dr (H.C) Puan Maharani saat Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar di Monumen Pancasila Sakti, Pondok Gede, Jakarta pada Minggu, (01/10/2023)  mengatakan bahwa “Dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan”. 

Pancasila sebagai dasar negara telah mengalami berbagai tantangan sepanjang sejarahnya. Hari Kesaktian Pancasila juga diperingati untuk mengenang jasa 7 (tujuh) pahlawan revolusi yang gugur pada Gerakan 30 September 1965. Peristiwa ini hampir mengancam eksistensi ideologi Bangsa Indonesia. Hari kesaktian Pancasila yang di tetapkan pada 1 Oktober oleh pemerintah Orde Baru merupakan momen untuk mengingat perjalanan Bangsa Indonesia dalam mempertahankan ideologi negara. 

Ada perjuangan panjang yang harus diingat oleh setiap generasi bangsa dan menjadi cerminan dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara. Sikap mempertahankan kesaktian Pancasila juga penting dalam menghadapi berbagai dinamika sosial dan politik. Setiap individu warga negara Indonesia harus memiliki sikap yang kuat daam mempertahankan kesaktian Pancasila yang mencangkup kesetiaan terhadap pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara   (HM-Rasyad)

 

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Berita Terkait

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana