Kegiatan seminar ilmiah dan forum diseminasi hasil riset merupakan kegiatan tahunan yang secara rutin dilakukan oleh Pusat Riset Obat dan Makanan (PROM). Untuk tahun ini, telah diselenggarakan pada tanggal 23-24 Mei 2017 di Hotel Lumiree, Jakarta Pusat. Kegiatan ini dihadiri perwakilan dari BB/Balai POM seluruh Indonesia, perwakilan dari unit-unit terkait di Pusat, dan nara sumber yang berasal dari Kementerian Ristek dan Pendidikan Tinggi, Universitas Airlangga, Universitas Sumatera Utara, ITB, US Pharmacopeia dan Badan POM.
Kegiatan ini dibuka oleh Deputi II Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik dan Produk Komplemen Badan POM. Bapak Deputi juga memberikan arahan dan sambutan mengenai peran penting PROM agar dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pengawasan Obat dan Makanan yang dilaksanakan melalui kegiatan riset Obat dan Makanan secara pro aktif, inovatif dan terencana. Selain itu PROM diminta untuk terus meningkatkan jejaring kolaborasi riset Nasional dan Internasional untuk percepatan pencapaian target kinerja yang semakin tinggi karena banyaknya permintaan dari stakeholders terkait, antara lain Kedeputian I tentang validasi standar obat baru, Kedeputian II tentang BKO dalam obat tradisional termasuk tanaman yang dilarang dalam obat tradisional/suplemen kesehatan, Kedeputian III tentang metode analisis secara molekular untuk bakteri patogen dan GMO serta cemaran bahan kimia yang dilarang pada pangan, Kesektamaan mengenai indeks kesadaran masyarakat dan kajian farmakoekonomi, serta PPOMN dan BB/Balai POM.
Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini antara lain (1) untuk mempublikasikan/ mendiseminasikan dan menyebarluaskan informasi hasil riset dalam bentuk presentasi oral dan poster kepada unit terkait di Badan POM dan BB/Balai POM, (2) saling tukar menukar informasi/sharing pengetahuan ilmiah, (3) untuk memperoleh umpan balik dari unit yang memanfaatkan hasil riset PROM, dan (4) untuk meningkatkan efektifitas pengawasan dan program serta cakupan riset yang akan dilakukan PROM dimasa mendatang berdasarkan kebutuhan Badan POM.
Tema tahun ini adalah “Riset Inovatif untuk Peningkatan Efektivitas Pengawasan Obat dan Makanan”. Materi yang disampaikan oleh nara sumber antara lain (1) Peran PROM dalam peningkatan efektifitas pengawasan Obat dan Makanan, (2) Pengembangan riset untuk pengawasan Obat dan Makanan sesuai dengan Agenda Riset Nasional, (3) USP Program on screening technology with Minilabs for detection of counterfeit medicines, (4) Tren pengembangan riset untuk pengawasan produk kosmetik, obat tradisional dan pangan di pasar global, dan (5) Perkembangan produk obat biosimilar dan obat kanker
Pada hari kedua, nara sumber memnbawakan mteri (1) Pengembangan dan validasi metode analisis kimia dan (2) Metode analisis kadar protein dan DNA spesifik. Presentasi hasil riset secara oral dibagi 2 (dua) kelas, yaitu kimia dan biologi. Sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya, pada tahun ini PROM juga menerima poster dari BB/Balai POM di seluruh Indonesia untuk dikompetisikan dan dinilai oleh para nara sumber dengan tujuan sebagai sarana untuk pengembangan profesi dan memotivasi SDM BB/Balai POM untuk terus membuat karya ilmiah. Total riset yang dipresentasi secara oral ada 10 judul dan poster sebanyak 21 judul, yaitu 13 judul dari PROM dan 8 judul dari BB/Balai POM.
Seminar ilmiah dan forum diseminasi ini ditutup dengan pengumuman pemenang poster, yaitu Imam Taufik dari BBPOM di Ambon sebagai Pemenang 1, Sri Astuti dari PROM sebagai Pemenang ke 2, dan Solihul Khori dari BBPOM di Denpasar sebagai Pemenang ke 3. Untuk mengetahui informasi lengkap mengenai hasil riset PROM dapat diperoleh pada buku Kumpulan Materi Seminar Ilmiah dan Forum Diseminasi Hasil Riset atau menghubungi PROM pada alamat email riset.om@pom.go.id.
Pusat Riset Obat dan Makanan
