Jakarta – Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito membuka acara seminar online/webinar dengan tema “Tetap Sehat dan Menarik Di Era Pandemi COVID-19, Cerdas Memilih dan Menggunakan Kosmetik Aman” di Aula Gedung C Badan POM, Rabu (24/06). Seminar online yang ditayangkan secara live di akun Youtube dan Instagram Badan POM ini diikuti generasi muda kalangan pelajar, mahasiswa, pemuda pemudi Indonesia, asosiasi pelaku usaha di bidang kosmetik, asosiasi profesi di bidang kesehatan, serta jajaran pegawai Badan POM baik pusat, Balai Besar/Balai POM dan Loka POM di seluruh Indonesia. Hadir sebagai narasumber dalam seminar online yang dipandu oleh Andi Wijaya ini adalah Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik Mayagustina Andarini, Puteri Indonesia 2020/Duta Kosmetik Aman Ayu Maulida Putri, Psikolog Klinis Anak, Remaja dan Keluarga Roslina Verauli, Pakar Rambut Rudi Hadisuwarno, serta public figure Fenita Arie dan Prilly Latuconsina.
Dalam sambutannya, Kepala Badan POM menjelaskan tugas dan fungsi Badan POM sebagai otoritas pengawasan Obat dan Makanan adalah untuk memastikan obat, obat tradisional, kosmetik, suplemen kesehatan, dan pangan olahan yang beredar aman, bermanfaat, bermutu, dan berdaya saing sehingga masyarakat terlindungi sekaligus mendukung kemajuan ekonomi Indonesia. “Pengawasan yang dilakukan Badan POM bersifat kontinu dan menyeluruh, yakni dilakukan pengawasan sebelum produk beredar (pre-market evaluation) dari mulai pendaftaran dan evaluasi mutu dan keamanan, serta pengawasan selama produk beredar (post-market surveillance). Untuk menjalankan fungsi otoritas pengawasan Obat dan Makanan di Indonesia, Badan POM memiliki Balai Besar/balai POM di tingkat provinsi dan 40 kantor POM di tingkat kabupaten/kota.
Badan POM yang tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 telah dan terus berkontribusi aktif dalam melawan pandemi COVID-19. Peran aktif Badan POM dalam menanggulangi wabah ini antara lain percepatan dan prioritas registrasi serta pendampingan uji klinik, pengujian mandiri spesimen COVID-19, edukasi kepada masyarakat melalui berbagai media publikasi baik media cetak, media elektronik, media online, maupun media sosial. Edukasi juga digencarkan dengan memanfaatkan teknologi informasi seperti webinar kali ini. Namun penanggulangan pandemi COVID-19 tidak bisa dikerjakan sendiri, tapi harus dikerjakan bersama-sama secara gotong royong oleh semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat.
Kepala Badan POM mengajak masyarakat untuk tetap sehat dan tampil menarik di era pandemi. Penampilan yang sehat didukung oleh faktor kesehatan tubuh yang bisa kita dapatkan melalui konsumsi pangan aman dan bergizi, olah raga rutin, konsumsi suplemen kesehatan sesuai kebutuhan, serta tidur yang cukup. “Kebutuhan akan kosmetik terus meningkat pada saat masa pandemi ini. Dalam keterbatasan kita di masa pandemi ini, membeli melalui toko online/daring di situs-situs marketplace semakin menjadi pilihan. Penjualan secara daring (e-commerce) memang memudahkan, namun ada risiko yang harus kita minimalkan dengan edukasi/pemahaman kewaspadaan pembelian melalui online,” jelas Kepala Badan POM.
Bagi generasi muda yang sudah familiar dengan media daring, agar tetap berhati-hati memilih dan membeli kosmetik secara daring. Pilihlah selalu kosmetik yang aman serta ingat selalu Cek KLIK sebelum membeli produk. Kepala Badan POM mengharapkan generasi muda yang hadir mengikuti seminar online ini dapat membentuk dan menerapkan perilaku gaya hidup bersih dan sehat baik untuk pencegahan bagi diri sendiri, maupun melindungi orang lain agar tidak terpapar/terinfeksi.
Selaras dengan Kepala Badan POM, Prilly Latuconsina juga mengajak peserta seminar online untuk dapat menjaga dan merawat diri dengan baik. “Walaupun sekarang banyak produk pemutih, kita tak boleh sembarangan menggunakannya. Justru saya ingin agar teman-teman mencintai diri sendiri, apapun warna kulitnya. Justru kita harus bangga dengan warna kulit kita,” ujarnya. “Jadilah diri sendiri, mari bangga dengan identitas kita sebagai bangsa Indonesia.” tutupnya. (HM-Riska)
Biro Hubungan Masyarakat dan Dukungan Strategis Pimpinan
