Sidang Codex Alimentarius Commission (CAC) ke-40 di Jenewa

25-07-2017 Direktorat Standardisasi Pangan Olahan Dilihat 3071 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Sebagai Upaya dalam meningkatkan sinergi dalam pengawasan pangan di Indonesia, Badan POM berperan aktif dalam keanggotaan Indonesia di Codex Alimentarius Commission (CAC). Badan POM, bersama BSN dan PTRI di Jenewa menghadiri sidang Codex Alimentarius Commission yang ke 40 (CAC 40th) yang diselenggarakan di Centre International de Conferences Geneva (CICG) Jenewa, Swiss pada 17 – 22 July 2017. Sidang ini merupakan pertemuan rutin tingkat tinggi yang diadakan setiap tahun. Sidang dihadiri oleh perwakilan dari sekitar 180 negara anggota Codex, perwakilan dari Organisasi Internasional yang terkait dengan produk pangan, serta observer dari organisasi non-pemerintah.

Badan POM diundang secara khusus untuk mempresentasikan pengalamannya terkait “National Food Control System Assessment Tool”. Badan POM telah diakui sebagai Instansi yang mampu menerapkan Standard FAO dan WHO dalam melakukan pengawasan terhadap produk pangan yang beredar. Dalam presentasinya Direktur Standardisasi Produk Pangan, Drs. Tepy Usia, Apt., M.Phil, Ph.D menyampaikan sistem pengawasan produk pangan di Indonesia telah dilakukan dengan melibatkan kerjasama lintas sektor secara sinergis sehingga menghasilkan pengawasan pangan yang terpadu serta optimal. Adanya pengawasan yang dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan lintas sektor menggunakan elemen-elemen sebagaimana Standard FAO dan WHO, maka pengawasan pangan dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Kehadiran Badan POM dalam berbagi pengalaman terkait pengawasan pangan dalam sidang Codex mendapat apresiasi dari FAO, WHO dan negara anggota Codex.

Indonesia juga membawa misi pencalonan Prof. DR. Purwiyanto Hariyadi sebagai vice chair pada forum CAC 40. Pemilihan telah dilaksanakan pada tanggal 19 Juli 2017 dengan empat calon yaitu Indonesia, Inggris, Lebanon, Papua Nugini. Indonesia bersama dengan Inggris dan Lebanon berhasil terpilih sebagai 3 Vice Chair dengan komposisi suara 103, 102, dan 102 suara. Dalam pidato yang disampaikan Kepala BSN sebagai Ketua Delegasi Republik Indonesia dalam sidang CAC ke 40, Prof. Dr. Ir. Bambang Prasetya menyampaikan bahwa Prof. Purwiyanto Hariyadi siap bekerja dan mencurahkan seluruh kemampuan yang beliau miliki dalam menjalankan tugas sebagai vice chair Codex yang memiliki mandat untuk melindungi kesehatan konsumen dan memastikan keadilan dalam perdagangan produk pangan Internasional.

 

Direktorat Standardisasi Produk Pangan

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana