Sinergi BPOM dan DPR RI dalam Kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Obat dan Makanan Aman di Kabupaten Serang

10-04-2023 Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan Dilihat 335 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

6 April 2023 di Kabupaten Serang, BPOM bersama DPR RI – Bapak Yandri Susanto S.Pt selaku wakil Ketua MPR RI telah melakukan sosialisasi kepada 500 peserta di wilayah Desa Sindangheula, Kec. Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten. Kegiatan dilaksanakan di Aula Pondok Pesantren BAI Mahdi Sholeh Ma''mun. Kegiatan ini merupakan langkah nyata dan strategis dalam peningkatan awareness keamanan Obat dan Makanan guna mendukung efektivitas pengawasan Obat dan Makanan.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan Bapak Arief Dwi Putranto, S.Si, Apt, MT selaku Ketua Tim Sistem Informasi Terintegrasi, beliau menyampaikan BPOM sangat menyambut Baik kerjasama bersama DPR untuk kegiatan ini, karena BPOM sebagai Lembaga yang memiliki tugas utama dalam pengawasan obat dan makanan juga memiliki tanggung jawab dalam memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas  dalam mengkonsumsi Obat dan Makanan.

Memasuki sesi utama adalah penyampaian materi dan diskusi panel dari para Narasumber kita yang diawali oleh paparan dari Bapak Yandri Susanto selaku wakil Ketua MPR RI. beliau menekankan, bahwa “masyarakat harus teliti dan selektif dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi, seperti contohnya memilih makanan yang aman dan tidak mengandung bahan berbahaya seperti zat kimia (formalin, pewarna makanan, dan lain-lain), selain itu hendaknya masyarakat juga memperhatikan Kemasan, Tanggal Kedaluarsa, Label, Izin Edar sebelum membeli dengan melakukan CEK KLIK (Cek Kemasan, Kedaluarsa, Label, Izin Edar).

Paparan kedua disampaikan oleh Bapak Faizal Mustofa Kamil, S.Si. Apt., selaku Plt. Kepala Balai POM di Serang dengan tema Waspadai Pangan Tercemar, beliau menyampaikan BPOM sebagai institusi pengawasan obat dan makanan juga berperan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat untuk cermat dalam memilih pangan yang aman dan bebas dari cemaran baik cemaran kimia, biologis maupun fisika, karena mengkonsumsi pangan yang mengandung cemaran akan sangat berbahaya dan dapat berdampak buruk bagi kesehatan, seperti terjadinya kasus keracunan. Untuk itu masyarakat harus lebih memperhatikan keamanan kemasan produk, bahan yang terkandung dalam produk, serta higienitas produk pangan yang akan dikonsumsi.

Paparan ketiga disampaikan oleh Bapak Arief Dwi Putranto, Apt, MT selaku Ketua Tim Sistem Informasi Terintegrasi beliau menyampaikan bahwa untuk menjadi konsumen yang cerdas masyarakat harus cermat dalam memilih obat dan makanan yang aman dan sehat salah satu caranya dapat dilakukan dengan mengecek keamanan produk menggunakan aplikasi BPOM Mobile, dengan aplikasi BPOM Mobile masyarakat dapat lebih mudah mengecek nomor izin edar, nama produk, dan nama produsen dari obat dan makanan yang akan dikonsumsi, dan dipenghujung acara dilakukan demo aplikasi BPOM mobile yang dibawakan oleh Riani Fajar Sari, A.Md dengan juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dan mencoba langsung aplikasi BPOM mobile sehingga masyarakat benar-benar paham dalam penggunaan aplikasi ini, hal ini diharapkan dengan menggunakan BPOM Mobile masyarakat dapat melakukan deteksi awal terhadap obat dan makanan aman yang akan dikonsumsi salah satunya dengan memiliki izin edar dari BPOM. Melalui KIE ini, masyarakat di Kecamatan Rajeg dapat meningkatkan awareness ataupun kesadaran terhadap keamanan Obat dan Makanan khususnya bagi masyarakat di kabupaten Serang, Banten.

-Pastikan Obat dan Makanan yang anda konsumsi aman, dengan melakukan Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluarsa)-

#KIEBPOM

#Konsumencerdas

#BPOMMobile

#CEKKLIK

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana