Sinergi BPOM dan PB PMII: Mewujudkan Generasi Hebat untuk Indonesia Maju

04-05-2025 Kerjasama dan Humas Dilihat 288 kali Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Jakarta – Kepala BPOM Taruna Ikrar mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya para generasi muda, untuk berperan aktif dalam membangun Indonesia menuju negara maju. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Kaderisasi Festival Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Kantor Pusat Pengurus Besar PMII Jakarta Pusat yang diselenggarakan pada Jumat (2/5/2025).

Kaderisasi Festival PMII menghadirkan Kepala BPOM sebagai salah satu narasumber pada sesi dialog bertajuk Kaderisasi Talk yang mengusung tema “Generasi Hebat, Pergerakan Perubahan”. Narasumber lainnya adalah Staf Khusus Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Oki Earlivan A. Dialog tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal PB PMII M. Irkham Tamrin, Ketua Kaderisasi Nasional PB PMII Acep Jamaludin, pengurus harian PB PMII, serta Sahabat PMII yang menjadi peserta dialog.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPOM menjadi salah satu narasumber yang menyampaikan paparan tentang peran kepemudaan dalam pengawasan obat dan makanan berbasis inovasi dan teknologi. Taruna Ikrar menyoroti tiga tantangan utama yang dihadapi generasi saat ini, yang harus dijawab dengan pemikiran rasional dan inovasi kreatif, yakni digitalisasi global, kuantifikasi dan materialisme, serta kemiskinan.

Taruna Ikrar menjelaskan bahwa BPOM memiliki peran penting tidak hanya dalam pengawasan obat dan makanan, tetapi juga dalam mendukung pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan membantu pelaku UMKM menghasilkan produk yang aman, bermutu, dan berdaya saing. BPOM, menurutnya, turut memberikan asistensi pembinaan serta hilirisasi produk agar mampu bersaing di pasar lokal hingga global.

Sesi dialog bersama Kepala BPOM diwarnai dengan refleksi sejarah perjuangan yang pernah dilalui Kepala BPOM bersama Cak Imin (Muhaimin Iskandar) dalam aksi-aksi reformasi 1998. "Kami pernah hidup dalam kesulitan, bersama Cak Imin, mengais kehidupan, dan ikut serta dalam perubahan besar melawan ketimpangan sosial saat itu," ujar Taruna Ikrar mengenang masa perjuangan mereka menuju perubahan.

Mengutip hadis Rasulullah SAW, "Khoirunnas anfa uhum linnas" (sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain), Taruna Ikrar mengajak semua pihak untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada sesama. Salah satunya adalah dengan berfokus pada pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi yang inklusif. 

Dalam sesi tanya jawab, salah seorang peserta mempertanyakan terkait peran BPOM dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan adakah ruang bagi kader PB PMII untuk terlibat dalam pengawasan mutu produk-produk yang berada dalam lingkup tugas BPOM. Menjawab pertanyaan tersebut, Taruna mengungkapkan bahwa BPOM sangat membuka ruang bagi kader PB PMII ikut terlibat sebagai mitra edukatif, peneliti, atau bahkan auditor dalam pelaksanaan program prioritas Nasional. 

“Ini [program MBG] bukan sekadar program gizi, tapi program pembangunan besar dengan potensi perputaran ekonomi hingga ratusan triliun per tahun, yang efeknya akan langsung dirasakan oleh UKM dan SDM di daerah tempat terlaksananya MBG,” tegas Taruna Ikrar.

"Ini adalah pekerjaan suci. Mari BPOM bersama PB PMII bergerak bersama dalam mengedukasi masyarakat, memastikan produk mereka aman dan berkualitas, serta membantu mereka berkembang lebih luas," tambahnya. 

Taruna Ikrar juga menegaskan bahwa saat ini, Indonesia membutuhkan generasi yang produktif, kreatif, dan berpikiran terbuka. Tidak hanya berjuang dalam konteks demokrasi, tetapi juga dalam meningkatkan harkat dan martabat bangsa, yaitu dengan memastikan produk-produk Indonesia dapat bersaing di tingkat global.

Beliau mengajak Sahabat PMII untuk bergandengan tangan dengan BPOM dalam menciptakan generasi hebat yang siap berperan aktif dalam perubahan. “Generasi Hebat ini adalah generasi perubahan. Jangan hanya menjadi penonton, tapi ikut serta dalam pergerakan ini untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sejahtera,” tutupnya. (HM-Cata)

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Berita Terkait

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana