Peningkatan sistem pengawasan obat dan makanan berbasis resiko dicapai dengan salah satu strategi yaitu pengumpulan data kasus keracunan yang dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) terutama Pusat Informasi Obat dan Makanan (PIOM). Dalam peningkatan kualitas data yang didapat dari rumah sakit serta mempermudah rumah sakit dalam pelaporan, PIOM mengembangkan aplikasi yang dimiliki, yaitu aplikasi Sistem Pelaporan Informasi Masyarakat Keracunan – Kejadian Luar Biasa Keracunan Pangan (SPIMKer-KLB KP). Pengembangan yang dilakukan adalah integrasi dengan rumah sakit, sehingga rumah sakit dapat langsung menginput data kasus keracunan ke dalam aplikasi.
Kegiatan Sosialisasi Aplikasi SPIMKer-KLB KP Integrasi dengan Rumah Sakit bertujuan untuk memberikan penjelasan terkait aplikasi ini kepada rumah sakit dan membangun komitmen pihak rumah sakit dalam melakukan pelaporan melalui aplikasi secara online. Sosialisasi ini dilakukan di Jakarta pada hari Kamis, 28 April 2016. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, Suku Dinas Jakarta Selatan dan Suku Dinas Jakarta Utara, serta 50 rumah sakit di Jabodetabek yang sudah menjadi mitra Badan POM. Hal ini juga dilakukan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, terutama untuk melindungi kesehatan masyarakat.
Kegiatan ini dimulai dengan pemaparan Profil Kasus Keracunan Secara Nasional Tahun 2010-2014 san Tahun 2015 yang disampaikan oleh Rita Endang selaku Kepala Pusat Informasi Obat dan Makanan. Paparan ini memberikan gambaran terkait keracunan di Indonesia dan pentingnya kontribusi rumah sakit dalam pengumpulan data kasus keracunan yang menjadi dasar untuk melakukan pencegahan keracunan.
Penggalangan komitmen yang dilakukan disambut baik oleh 50 rumah sakit dan Suku Dinas Kesehatan di wilayah DKI Jakarta. Komitmen tersebut diwujudkan dalam suatu grup dengan nama Tim SPIMKer -KLB KP Wilayah Jabodetabek.
Diharapkan melalui aplikasi SPIMKer-KLB KP integrasi dengan rumah sakit ini, setiap rumah sakit yang berada di Indonesia terutama rumah sakit mitra BPOM yang berada di wilayah Jabodetabek dapat berkomitmen dan bekerjasama untuk melaksanakan sistem pencatatan dan pelaporan dengan baik secara berkelanjutan dan berkesinambungan. Hal tersebut dilakukan demi sebuah tujuan yang baik yaitu menurunkan angka kesakitan akibat kasus keracunan di Indonesia.
Pusat Informasi Obat dan Makanan
