Strategi Komunikasi Risiko untuk Menangani Isu Keamanan Pangan Workshop ASEAN 2015 “Strengthening the Regional Food Safety System”

18-06-2014 Hukmas Dilihat 3414 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Tantangan dalam komunikasi risiko dan strategi komunikasi risiko pada situasi krisis dan tidak krisis, adalah materi yang disampaikan oleh Kepala Badan POM, Dr. Roy A. Sparringa, M.App.Sc. pada workshop ASEAN 2015 di SEAMEO BIOTROP Bogor, Rabu, 4 Juni 2014.

 

Dalam menangani isu keamanan pangan melalui strategi komunikasi risiko diperlukan komunikasi yang baik di tingkat manajemen maupun di tingkat asesor dengan melibatkan stakeholders, nilai sosial dan budaya, serta data ilmiah/risiko teknis. Skenario komunikasi risiko, utamanya untuk situasi krisis harus dijalankan dengan baik (assesment, manajemen, dan komunikasi). “Keamanan pangan mendukung kesehatan masyarakat, untuk itu, praktik komunikasi risiko berkontribusi dalam mendukung dan mengembangkan keamanan pangan”, ujar Kepala Badan POM.

 

Workshop ASEAN 2015 yang mengambil tema “Strengthening the Regional Food Safety System” tersebut diikuti oleh para Ilmuwan dari universitas di negara-negara ASEAN dan beberapa instansi pemerintah. Dengan workshop tersebut diharapkan dapat menciptakan kesepahaman terkait keamanan pangan, baik dari sisi regulasi, perdagangan, maupun program. HM-07

 

Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana