JAKARTA - "Perkembangan teknologi membuat kosmetik mudah didapatkan sehingga masyarakat dituntut untuk lebih teliti dalam memilih kosmetik berdasarkan keamanan, manfaat dan mutunya serta dengan mempertimbangkan efek samping yang bisa muncul", jelas Direktur Penilaian Obat Tradisional, Suplemen Makanan dan Kosmetik BPOM, Mayagustina Andarini pada talkshow Edukasi Sahabat Ibu Indonesia di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Rabu (18/10).
“Masyarakat harus lebih bijak dalam membelanjakan uangnya untuk membeli produk kosmetik. Masyarakat memiliki peran penting dalam turut serta mengawasi obat dan makanan termasuk kosmetik. Untuk itu publik harus ikut ambil bagian dalam tugas pengawasan karena ini merupakan tanggung jawab bersama", lanjutnya.
Kegiatan bertema "Tampil Cantik Dengan Cerdas Memilih Kosmetik" ini diadakan untuk mengedukasi kaum wanita khususnya para Ibu untuk cerdas dalam menggunakan kosmetik dengan #Cek KLIK (kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa), karena penggunaan kosmetik tidak hanya agar tampil cantik dan menarik, namun harus terjamin keamanan, manfaat, dan mutunya.
Masyarakat diharapkan lebih pro-aktif dalam memilih produk. “Jika masyarakat menemukan produk kosmetik tanpa izin edar, rusak, kedaluwarsa, atau ragu-ragu akan legalitasnya laporkan ke contact center HALOBPOM di nomor telepon1500-533. HM-Rahardi
Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat
