Taruna Ikrar dan Erick Thohir Bersinergi untuk UMKM Indonesia

05-11-2024 Kerjasama dan Humas Dilihat 1162 kali Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Jakarta - Kepala BPOM Taruna Ikrar mengunjungi kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam rangka audiensi bersama Menteri BUMN Erick Thohir, Selasa (5/11/2024). Pertemuan ini secara garis besar membahas kolaborasi antara BPOM dengan BUMN untuk mendorong peningkatan kualitas dan daya saing usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang dibina dan mendapat pembiayaan dari BUMN.

Berdasarkan data Kamar Dagang Indonesia pada tahun 2023 pelaku usaha UMKM mencapai sekitar 66 juta. Kontribusi UMKM mencapai 61% dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia, setara Rp9.580 Triliun. UMKM menyerap sekitar 117 juta pekerja (97%) dari total tenaga kerja. Berdasarkan data BPOM saat ini terdapat 5.881 UMKM pangan olahan, 1.002 UMKM obat bahan alam, dan 1.057 UMKM kosmetik. 

Melihat data tersebut, Taruna menilai UMKM merupakan penopang utama perekonomian. “Oleh karena itu, kita perlu dukung secara maksimal agar UMKM bisa lebih produktif dan berdaya saing,” jelasnya.

BPOM melakukan pemberdayaan pelaku UMKM dalam rangka peningkatan kapasitas dan daya saing UMKM. Upaya tersebut berupa pembentukan fasilitator pendampingan UMKM dalam rangka pemenuhan standar, dukungan regulasi terhadap peningkatan kualitas dan daya saing produk UMKM, serta fasilitasi pendampingan UMKM dalam rangka peningkatan daya saing.

Dalam kesempatan ini, Kepala BPOM Taruna Ikrar memaparkan beragam program BPOM dalam mendukung UMKM. Teranyar adalah program UMKM Meet Market dan Kolaborasi dengan BUMN Bank Mandiri dan BRI. Kedua program tersebut menunjukan dukungan BUMN untuk turut mengembangkan ekosistem bisnis farmasi dan makanan dalam negeri, termasuk UMKM di dalamnya.

“Harapannya BPOM bersama Kementerian BUMN dapat membangun sinkronisasi dan kerja sama yang kuat antar lembaga negara dalam mendukung perekonomian Indonesia,” harapnya.

Erick Thohir mengapresiasi BPOM yang telah memberikan kemudahan perizinan BPOM bagi UMKM binaan BUMN. “Terima kasih untuk Pak Taruna yang berkomitmen untuk mempermudah perizinan BPOM bagi UMKM binaan BUMN maupun yang bekerja sama dalam ekosistem BUMN,” ujarnya.

Kolaborasi dua antar lembaga ini selaras dengan visi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam mendorong kewirausahaan dan mengembangkan industri kreatif.  (HM-Maulvi)

 

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

 

Berita Terkait

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana