Transformasi Manajemen SDM Demi Reputasi Global

11-10-2024 Umum Dilihat 1177 kali Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Malang – BPOM menggelar rapat koordinasi sumber daya manusia (SDM) yang bertemakan Transformasi Manajemen ASN BPOM Menuju SDM Berkelas Dunia, Kamis–Jumat (10—11/10/2024). Tema ini diangkat sesuai dengan arah kebijakan saat ini yang terus mengupayakan transformasi agar BPOM sebagai regulator pengawas obat dan makanan dapat sejajar dengan regulator obat dan makanan lain di tingkat global.

Kepala BPOM RI Taruna Ikrar yang hadir membuka kegiatan ini menjelaskan, reputasi BPOM di tingkat global sangat erat kaitannya dengan kredibilitas dan daya saing produk obat dan makanan di kancah internasional. “Untuk mencapainya, BPOM perlu mempersiapkan SDM yang unggul secara kualifikasi, kompetensi, dan kinerja, sebagai tulang punggung organisasi berkelas dunia,” terangnya.

Salah satu cara untuk mewujudkan hal tersebut melalui talent scouting yang diluncurkan pada hari ini. “Talent scouting merupakan tools untuk menjaring SDM yang memiliki potensi, keterampilan, bakat sebagai pemimpin, dan mengembangkan kapasitas SDM guna mengisi posisi strategis di masa mendatang,” jelas Kepala BPOM lagi. Selain talent scouting, BPOM juga meluncurkan Whatsapp Channel Biro SDM BPOM sebagai kanal informasi pengelolaan SDM.

Selain launching program pengembangan SDM, dalam kegiatan ini juga diberikan apresiasi “The Best HR Manager” kepada kepala unit kerja yang aware dan concern terkait dengan pengelolaan SDM. Penghargaan tersebut diharapkan dapat menambah motivasi bagi setiap kepala unit kerja untuk terus berinovasi dan melakukan perbaikan pengelolaan SDM di unit kerja masing-masing.

Untuk mendukung tujuan penekanan dalam transformasi manajemen SDM, rapat koordinasi ini menghadirkan beberapa narasumber eksternal yang memberikan pengetahuan mengenai peraturan-peraturan terkini dan praktik baik pengelolaan SDM. Salah satunya adalah Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) Aba Subagja. Ia membawakan materi mengenai Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berfokus pada sistem merit dengan penguatan mobilitas talenta serta dilakukan melalui platform digital Manajemen ASN.

Narasumber lainnya, yaitu Kepala Pusat Pembinaan Program dan Kebijakan Pengembangan Kompetensi SDM Lembaga Administrasi Negara Erna Irawati. Ia menyampaikan tentang arah pengembangan kompetensi nasional selama beberapa tahun ke depan, misalnya saja SMART ASN di tahun 2024, Robust and Inclusive ASN di tahun 2030, dan Competitive ASN di tahun 2045.

Untuk menuju arah pengembangan ASN yang kompetitif di tahun 2045 tersebut, Analis SDM Aparatur Kementerian PANRB Sudibyo Aji Wicaksono menjelaskan pentingnya transformasi manajemen talenta melalui sistem karir yang fleksibel, program suksesi, dan sistem penilaian kerja yang objektif. Tujuan akhirnya tentunya peningkatan kualitas ASN dan organisasi, yang kemudian berimbas pada peningkatan kualitas pelayanan publik yang diberikan bagi masyarakat Indonesia sebagai pengguna akhir layanan ASN. (HM-Maulvi)

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Berita Terkait

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana