JAKARTA - "Kini UMKM dikatakan sebagai backbone l penyedia kebutuhan pangan yang aman, bermutu, dan bergizi bagi masyarakat, karena tidak kurang dari 99% Industri Pangan di Indonesia merupakan UMKM". Demikian disampaikan Kepala Badan POM, Penny K. Lukito saat membuka secara resmi kegiatan Sarahsehan Keamanan Pangan Produk UMKM di Badan POM, Rabu (22/2).
Kepala Badan POM juga menyampaikan bahwa saat ini kondisi keamanan pangan semakin kompleks dan penuh tantangan seiring perkembangan ilmu dan teknologi, globalisasi, modernisasi, dan gaya hidup.
Sebagaimana diketahui bahwa keamanan pangan telah menjadi bagian multi dimensi, tidak hanya dimensi keamanan pangan (food security) tetapi juga dimensi lain seperti kesehatan masyarakat (public health), sosial ekonomi, dan pembangunan.
Sejak tahun 2013 Badan POM menginisiasi program keamanan pangan bagi UMKM. Program ini bertujuan untuk mendorong kemandirian UMKM dalam mengantisipasi dan merespon kondisi saat ini.
"Jaminan keamanan pangan dikombinasikan dengan jaminan mutu dan peningkatan citra menghasilkan produk UMKM yang tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat tetapi juga memiliki nilai tambah yang kompetitif", ungkap Kepala Badan POM di hadapan 50 UMKM di JABODETABEK yang hadir di acara sarasehan tersebut.
Semoga dengan kegiatan sarasehan ini diharapkan dapat menjadi forum bertukar informasi dan penyampaian ide-ide baru yang konstruktif untuk meningkatkan keamanan pangan produk UMKM. HM-Ludy.
Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat
