“Maknai Kebangkitan Nasional melalui Kerja Nyata dalam Suasana Keharmonisan Memajukan Bangsa”
Hari Kebangkitan Nasional ke-106 diperingati oleh seluruh pegawai di lingkungan Badan POM dengan mengikuti upacara bendera di halaman Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional (PPOMN) pada hari Selasa, 20 Mei 2014. Sebelum membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Kepala Badan POM, Dr. Roy A. Sparringa yang bertindak selaku Inspektur Upacara menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Staf Badan POM yang telah bekerja keras bahu-membahu dalam melindungi masyarakat.
“Bertahun-tahun Saudara telah melakukan pekerjaan yang mulia, memastikan keamanan semua produk yang dikonsumsi masyarakat. Tetapi itu semua tidaklah cukup, kita sekarang sudah mulai fokus kepada konsumen dengan berbasis nilai.” Ungkap Kepala Badan POM. Beliau berkeyakinan bahwa manusia memiliki nilai yang berasal dari pikiran, hati, dan spirit yang harus diperhatikan.
Kepala Badan POM juga menyampaikan bahwa ada 3 hal utama yang harus dimiliki Badan POM yaitu kerja sama, corporate culture, dan kreativitas. “Di dalam (Badan POM -red) kita solid membangun kebersamaan, bangga sebagai warga Badan POM, dan terus menggalang kemitraan dengan kementerian/lembaga lain, sehingga kita akan bangkit dan lebih dikenal. Pada akhirnya, yang kita kerjakan akan lebih berimbas kepada masyarakat.” imbuhnya.
Dalam sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Informatika yang dibacakan oleh Kepala Badan POM, disampaikan bahwa nasionalisme harus terimplementasi dalam karsa, cipta, dan karya nyata yang selaras dengan perubahan zaman dan tuntutan masyarakat, tetapi semangat dan nilai kebangsaan yang dijunjung leluhur harus tetap dijaga. Penerapan cara berpikir, bersikap, dan berperilaku secara ideologis merupakan kristalisasi kesadaran berbangsa dan bernegara, termasuk pengabdian dengan berkiprah sesuai profesi. Selain itu, nasionalisme juga memiliki nilai kemajemukan yang jika dikelola dengan baik dapat menjadi kekuatan. HM-15
Biro Hukum dan Humas
