Badan POM telah menerapkan QMS ISO 9001:2008 sejak tahun 2011 sesuai Keputusan Kepala Badan POM No. HK.04.1.23.11.11.09219 tentang Penerapan QMS Badan POM. Dalam 5 tahun terakhir, Auditor Internal telah melaksanakan tugasnya dalam mengawal implementasi QMS ISO 9001:2008 di seluruh Balai Besar/Balai POM, Unit Kerja dan Manajemen Puncak.
ISO 9001:2015 merupakan revisi mayor untuk ISO 9001 sesudah edisi 2000. Perubahan besar merefleksikan berubahnya lingkungan sesuai kemajuan zaman. Standar ini baru berlaku di penghujung tahun 2015 dan Inspektorat menginisiasi agar Badan POM dapat segera memperbarui pengetahuan dengan standar yang terkini.
Workshop Audit Internal Badan POM ISO 9001:2015 membahas mengenai standar ISO 9001:2015, yang revisinya digagas sejak tahun 2012 di Bilbao Spanyol. Standar ini disiapkan untuk kestabilan organisasi hingga 10 tahun ke depan. Sifatnya tetap generik dan relevan pada semua ukuran maupun tipe organisasi, termasuk di dalamnya adalah instansi pemerintah. Fokus standar yang baru ini tidaklah berbeda dengan edisi sebelumnya, tetap pada proses manajemen yang efektif untuk menghasilkan luaran yang diharapkan. Walau begitu perkuatan dan pembenahan tetap dilakukan guna penyesuaian terhadap kebutuhan organisasi.
Penekanan-penekanan yang diberikan dalam standar baru ini berupa upaya menggiring mutu, leadership, manajemen resiko dan Continuous Improvement ke dalam denyut nadi organisasi hingga pendekatan yang terintegrasi. Dengan adanya poin-poin tersebut diharapkan organisasi yang ada di Badan POM dapat bertumbuh dalam perspektif organisasi modern hingga pada akhirnya memberi dampak yang optimal kepada masyarakat.
Workshop dibuka hari Rabu, 16 Maret 2016 oleh Ibu Dra. Reri Indriani, Apt, M.Si selaku Sekretaris Utama Badan POM dengan didampingi ibu Dra. Zulaimah, Apt, M.Si selaku Koordinator Auditor Internal Badan POM dan Mr. Yuan Handayana selaku Managing Director British Standards Institution
Dalam sambutannya, Ibu Sekretaris Utama menyampaikan bahwa Badan POM merupakan salah satu Lembaga Pemerintah Non Kementerian yang menerapkan QMS ISO 9001 di seluruh Satuan Kerja/Unit Kerja.
Adapun Implementasi QMS ISO 9001, SPIP dan Reformasi Birokrasi berkaitan erat karena pada setiap area perubahan mensyaratkan adanya prosedur tetap pada setiap proses bisnis, misalnya pada area perubahan Tata Laksana dan Pelayanan Publik mensyaratkan SOP bagi pelaksanaan standar pelayanan. SOP tersebut harus terpelihara melalui reviu dokumen dan perbaikan sesuai peraturan yang berlaku.
Sekretaris Utama juga menyampaikan bahwa penerapan QMS ISO 9001 masih menjadi pekerjaan tambahan, akan tetapi memiliki peranan yang penting dalam memantau implementasi lingkungan pengendalian di Badan POM. Hal ini terlihat dari hasil audit internal dari tahun ke tahun mengalami perkembangan yang cukup signifikan yaitu sampai pada proses bisnis walaupun temuan terkait dokumentasi/pencatatan masih mendominasi.
Bahkan pada pelaksanaan audit internal QMS ISO tahun 2015, Badan POM fokus pada penatausahaan BMN, pengelolaan PNBP, pengadaan barang dan jasa serta monitoring atas pelaksanaan kegiatan. Hal ini dilakukan karena menjadi temuan yang berulang saat pemeriksaan BPK.
Sekretaris Utama mengharapkan agar implementasi QMS ISO 9001:2015 yang telah banyak menggunakan sumber daya Badan POM mampu dirasakan manfaatnya bagi masyarakat serta mampu mendukung upaya Badan POM untuk mewujudkan visi “Obat dan Makanan Meningkatkan Kesehatan Masyarakat dan Daya Saing Bangsa”
Workshop ditutup pada hari Jumat tanggal 18 Maret 2016 oleh Dra. Zulaimah, Apt, M.Si selaku Inspektur / Koordinator Auditor Internal Badan POM. Inspektur berharap agar para peserta workshop segera melakukan sosialisasi ISO 9001:2015 kepada rekan sejawat. Sehingga sedini mungkin seluruh pegawai Badan POM telah mengenal dan memahami serta dapat berperan serta dalam proses migrasi ISO 9001:2008 menuju ISO 9001:2015. Serta para peserta workshop mampu memanfaatkan materi workshop dengan baik saat pelaksanaan Audit Internal dengan cermat sehingga mampu memberikan kemajuan bagi Badan POM.
Workshop Auditor Internal diikuti oleh 145 peserta yang berasal dari seluruh Balai Besar dan Balai POM di seluruh Indonesia, termasuk pula unit kerja yang berada di lingkungan Badan POM Pusat. Workshop menghadirkan Instruktur yang berasal dari British Standards Institution (BSI) Training Academy. Workshop dilaksanakan selama 3 (tiga) hari mulai Rabu tanggal 16 Maret 2016 sd Jumat tanggal 18 Maret 2016 dan bertempat di Jakarta Pusat.
Inspektorat
