WORKSHOP NASIONAL KEMITRAAN KEAMANAN PANGAN DI DESA “Kemitraan menuju Desa PANGAN AMAN”

09-04-2014 Dit Surveilan dan Penyuluhan Keamanan Pangan Dilihat 2153 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Badan POM RI menginisiasi program Aksi Nasional Food Safety MASUK DESA dengan tujuan ntuk meningkatkan kemandirian masyarakat desa dalam menjamin pemenuhan kebutuhan pangan yang aman sampai pada tingkat perseorangan, sekaligus memperkuat ekonomi desa sesuai dengan sasaran dan prioritas nasional bidang kesehatan untuk peningkatan status gizi masyarakat, pengendalian penyakit tidak menular dan peningkatan efektivitas pengawasan makanan dalam rangka peningkatan keamanan dan mutu pangan yang beredar.

 

Pembangunan desa, khususnya bidang keamanan pangan, memerlukan pendekatan kemitraan berbagai sektor dan pihak terkait (Public Private Partnership) guna memberi kontribusi signifikan terhadap pembangunan ekonomi, memfasilitasi perdagangan, meningkatkan kesehatan masyarakat dengan mengurangi risiko keamanan pangan global.

 

Saat ini, Kementerian/Lembaga sudah banyak melakukan intervensi program/kegiatan di desa. Oleh karena itu, program dan kegiatan peningkatan kapasitas keamanan pangan yang independen dan terpisah-pisah jika dikolaborasi, dikomunikasikan dan dikoordinasikan akan memberikan dampak yang lebih luas terhadap peningkatan kesehatan masyarakat, akselerasi pertumbuhan ekonomi dan mengurangi kemiskinan pedesaan.

 

Sehubungan hal tersebut di atas, Direktorat Surveilan dan Penyuluhan Keamanan Pangan, Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Badan POM RI telah menyelenggarakan Workshop Kemitraan Keamanan Pangan dengan tema  “Kemitraan menuju Desa Pangan Aman” pada tanggal 27-28 Maret 2014 di Swissbel Hotel Jakarta. Pertemuan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Badan POM RI (DR. Roy A Sparringa, M.App.Sc)  dan dihadiri oleh peserta dari unit-unit di Badan POM, BB/BPOM seluruhIndonesia, Kementerian/Lembaga terkait, Perguruan Tinggi/Universtas dan Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka.

 

Hasil dari pertemuan ini yaitu adanya dukungan dari peserta (Kementerian/Lembaga, Perguruan Tinggi/Universitas dan Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka) terhadap program Food Safety Masuk Desa. Sebagai tindak lanjut dari workshop tersebut, akan diadakan pertemuan teknis dengan Kementerian/Lembaga terkait untuk mengidentifikasi dan menginventaris program/kegiatan desa yang ada dimasing instansi seperti :

    • Desa Siaga & Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di rumah tangga oleh Pusat Promosi Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia;
    • PNPM Mandiri Perdesaan oleh  DitJend Pemberdayaan Masyarakat & Desa, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia;
    • Desa Mandiri Pangan oleh  Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia

Kelompok Usaha Bersama oleh Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan yang bertujuan untuk memberdayakan kelompok masyarakat miskin, Kementerian Sosial RI

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana