BULAN KEAMANAN PANGAN 2016 "Pangan Aman Investasi Masa Depan"

09-05-2016 Dilihat 8387 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

BULAN KEAMANAN PANGAN 2016

“Pangan Aman Investasi Masa Depan”


Pangan yang aman dan bermutu merupakan salah satu kebutuhan esensial yang berpengaruh besar bagi kesehatan manusia. World Health Organization (WHO) memperkirakan lebih dari 200 jenis penyakit dapat timbul akibat mengonsumsi pangan yang tidak sehat. Salah satu penyakit akibat pangan adalah diabetes, yaitu suatu kondisi ketidakmampuan tubuh memetabolisme glukosa (gula) yang diasup oleh tubuh, sehingga kadar gula dalam darah menjadi tinggi. Masih tingginya angka prevalensi pengidap diabetes di dunia menjadi latar belakang diusungnya tema “Beat Diabetes” pada peringatan Hari Kesehatan Dunia 2016 (World Health Day 2016) yang jatuh pada tanggal 7 April 2016.

 

Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Dunia tersebut, Badan POM berpartisipasi aktif menyelenggarakan kegiatan Bulan Keamanan Pangan Nasional dengan mengangkat tema “Pangan Aman Investasi Masa Depan”. Kegiatan yang berlangsung sejak bulan April hingga Mei 2016 ini bertujuan meningkatkan budaya keamanan pangan di kalangan masyarakat, sehingga setiap individu diharapkan dapat secara mandiri memastikan bahwa pangan yang dikonsumsi selalu aman.

 

Rangkaian acara di Bulan Keamanan Pangan Nasional diawali dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Badan POM dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) sebagai bentuk komitmen dalam pengembangan joint-center berupa Pusat Kajian Kebijakan Keamanan Pangan (PK3P). Tujuan dikembangkannya joint-center tersebut adalah meningkatkan kesehatan masyarakat serta daya saing produk pangan Indonesia.

 

Acara kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan berbagai kegiatan workshop, kuliah umum, pelatihan, dan bimbingan teknis dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat dan pelaku usaha untuk menerapkan cara produksi/pengolahan pangan yang baik meliputi Kuliah Umum oleh Prof. Jorgen Schlundt (Global Network and Multidisciplines Approach to Strengthen National Food Safety), Pelatihan Surveilans Keamanan Pangan, Pelatihan Deteksi Molekuler Mikroba Patogen pada Pangan, Pelatihan Kemasan Pangan, Pelatihan agent of change keamanan pangan bagi siswa SMP dan SMA, Pelatihan Implementasi GMP/HACCP untuk UMKM Pangan, On The Job Training di industri Air Minum dalam Kemasan (AMDK); Workshop Viral Keamanan Pangan, Workshop Budaya Keamanan Pangan (“Jambore Keamanan Pangan untuk Anak Sekolah”),  Workshop Pengembangan Keamanan Pangan Tingkat Menengah  bagi Kepala Sekolah dan Guru; serta Bimtek Fasilitator UMKM. Selain itu, kegiatan Intensifikasi Komunikasi Penerapan Standar Pangan (di Kupang, Gorontalo, Mataram dan Kepulauan Riau), sosialisasi logo halal kepada perusahaan pangan, Badan POM Goes to Pesantren di Padang,  Pertemuan Scientific Opinion: Kajian Gula, Garam, dan Lemak (GGL), serta kegiatan Integrasi Keamanan Pangan (di Malang dan Sorong) turut menyemarakkan acara Bulan Keamanan Pangan 2016.

 

Sebagai puncak acara Kick Off Bulan Keamanan Pangan pada hari ini, Senin, 9 Mei 2016 diadakan acara Jejaring Promosi Keamanan Pangan yang melibatkan anggota Jejaring Keamanan Pangan Terpadu, Fasilitator Keamanan Pangan Sekolah dan masyarakat dan pembukaan Food Festival Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah/UMKM (Pasar Pangan Aman). Hari ini juga diumumkan pemenang Lomba Penulisan Power Branding BPOM 2016 yang mengangkat topik “Mengawal BPOM di Era MEA”.

 

Melalui kegiatan yang diselenggarakan selama Bulan Keamanan Pangan ini, diharapkan dapat menjadi sarana komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) yang efektif bagi pelaku usaha pangan dan masyarakat sehingga pemahaman akan prinsip-prinsip keamanan pangan lebih mendalam. Dengan demikian, praktik keamanan pangan yang baik dapat secara konsisten diterapkan mulai dari tingkat individu hingga industri untuk menjamin tersedianya pangan yang aman, bermutu, dan bergizi di Indonesia.

 

Jakarta, 9 Mei 2016

Biro Hukum dan Humas Badan POM

Telepon   :   021- 4240231, Fax: 021- 4209221

Email       :   humasbpom@gmail.com

Apabila masyarakat memerlukan informasi lebih lanjut atau menyampaikan pengaduan obat dan makanan, dapat menghubungi lapor.go.id, Contact Center HALOBPOM 1-500-533 (pulsa lokal), SMS 0812-1-9999-533, WhatsApp 0811-9181-533, e-mail halobpom@pom.go.id, Instagram @BPOM_RI, Facebook Page @bpom.official, Twitter @BPOM_RI, atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai/Loka POM di seluruh Indonesia.

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana