œPANGAN AMAN BERSAMA KELUARGA CERDAS

09-04-2015 Dilihat 5315 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

“PANGAN AMAN BERSAMA KELUARGA CERDAS”

Badan POM Inisiasi Bulan Keamanan Pangan Nasional 2015

 

Selama tahun 2013, Badan POM telah melakukan pengambilan sampel dan pengujian laboratorium terhadap 24.906 sampel pangan. Hasil pengujian menunjukkan 21.464 sampel memenuhi syarat (MS) dan 3.442 sampel tidak memenuhi syarat (TMS).  Sedangkan pada 2014, dari 20.057 sampel pangan, sebanyak 17.375 sampel MS dan 2.682 sampel TMS. Penyalahgunaan formalin dan bahan berbahaya lainnya dalam pangan merupakan salah satu permasalahan keamanan pangan yang menjadi fokus pengawasan Badan POM.

Pentingnya keamanan pangan menjadi perhatian semua pihak termasuk Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang menjadikan “Keamanan Pangan” sebagai tema peringatan Hari Kesehatan Sedunia (HKS) 2015. Di Indonesia, “Pilih dan Konsumsi Pangan yang Aman dan Sehat” menjadi tema nasional HKS tahun ini. Pengelolaan Keamanan Pangan dilakukan pada 3 (tiga) pilar yaitu pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat selaku konsumen.

Badan POM menginisiasi program dan kegiatan di bidang keamanan pangan yang berbasis masyarakat. Selain edukasi masyarakat perkotaan, Badan POM juga menginisasi program ke daerah pinggiran atau pedesaan. Program nasional ini disebut Gerakan Keamanan Pangan Desa. Pada tahun 2014, di 290 desa di 31 propinsi, menghasilkan ±2.100 Kader Keamanan Pangan Desa terdiri dari ibu PKK, karangtaruna, guru, tenaga Penyuluh Keamanan Pangan (PKP) dan District Food Inspector (DFI). Para kader ini telah melakukan kegiatan edukasi keamanan pangan kepada komunitas desa  ±24.750 orang.  Selanjutnya akan dilaksanakan dari tahun 2015 sampai 2019 di 500 desa. Dari ±4.000  Kader Keamanan Pangan Desa diharapkan dapat mengedukasi komunitas desa sebanyak ±450.000 masyarakat desa

Turut menyukseskan Hari Kesehatan Sedunia tahun ini, Badan POM berpartisipasi aktif sepanjang bulan April 2015 dengan menginisiasi kegiatan Bulan Keamanan Pangan Nasional tahun 2015 dengan tema “Mewujudkan Pangan Aman Hingga Tingkat Perseorangan Melalui Edukasi Keamanan Pangan Berbasis Masyarakat”.  Kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya keamanan pangan di Indonesia dan mendorong masyarakat/konsumen untuk secara mandiri mampu memastikan bahwa pangan yang akan dikonsumsi aman, bermutu, dan bergizi.

Rangkaian acara Bulan Keamanan Pangan Nasional Badan POM diawali dengan Gebyar Bulan Keamanan Pangan pada hari ini, 9 April 2015 dengan menghadirkan tokoh-tokoh komunitas masyarakat yang akan menjadi perpanjangan tangan dalam edukasi masyarakat. Selanjutnya, dilaksanakan beberapa workshop (workhsop keamanan pangan bersama Indonesian Chef Association, workshop pengembangan kompetensi keamanan pangan, dan workshop pengembangan kebijakan pangan dan jejaring keamanan pangan nasional); pertemaun jejaring (jejaring intelijen pangan, jejaring promosi keamanan pangan, dan jejaring keamanan pangan nasional); forum diskusi peningkatan daya saing UMKM, dan Sustained Training Mission (STM) on Indonesia Rapid Alert System for Food and Feed (INRASFF); publikasi produk informasi keamanan pangan, permainan seri keamanan pangan dan talkshow bertema “Keamanan Pangan Es Batu”.

Permasalahan keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama, baik pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat selaku konsumen. Masyarakat dalam hal ini harus turut berperan dalam pengawasan dengan menjadi konsumen yang cerdas dan mampu melindungi diri dari produk yang berisiko terhadap kesehatan. Badan POM mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk peduli terhadap keamanan pangan.  Keluarga adalah basis terkecil masyarakat yang mempunyai peran strategis untuk internalisasi kesadaran keamanan pangan. “AYO JAGA KEAMANAN PANGAN KELUARGA”

 

Jakarta, 9 April 2015

Biro Hukum dan Humas Badan POM RI

Telepon/Fax: 021-4209221

Email:  hukmas@pom.go.id, humasbpom@gmail.com


Apabila masyarakat memerlukan informasi lebih lanjut atau menyampaikan pengaduan obat dan makanan, dapat menghubungi lapor.go.id, Contact Center HALOBPOM 1-500-533 (pulsa lokal), SMS 0812-1-9999-533, WhatsApp 0811-9181-533, e-mail halobpom@pom.go.id, Instagram @BPOM_RI, Facebook Page @bpom.official, Twitter @BPOM_RI, atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai/Loka POM di seluruh Indonesia.

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana