SIARAN PERS
KERJA KITA WUJUDKAN OBAT DAN PANGAN AMAN UNTUK PRESTASI BANGSA
Jakarta – Perhelatan Asian Games ke-18 akan segera dimulai pada 18 Agustus 2018. Momentum ini sangat istimewa karena bersamaan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-73 pada 17 Agustus 2018. Semangat kemerdekaan membangkitkan motivasi para atlet, official, dan bangsa untuk berjuang menjadikan Indonesia Juara. Tak terkecuali, pemerintah yang terus bekerja keras memastikan kesiapan, termasuk sinergi BPOM RI dengan lintas sektor terkait dalam pengawalan keamanan pangan untuk menyukseskan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.
Untuk itu dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan RI dan Perhelatan Asian Games, BPOM RI menggelar edukasi Obat dan Makanan aman bertema “Kerja Kita Wujudkan Obat Dan Pangan Aman Untuk Prestasi Bangsa” di area Car Free Day Sarinah – Thamrin, Minggu (12/08). Edukasi serupa juga dilaksanakan serentak oleh Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia.
Kepala BPOM RI Penny K Lukito menyatakan komitmen penuh BPOM RI dalam mendukung kesuksesan penyelenggaraan Asian Games melalui pengawalan keamanan pangan. Pengawalan ini dilakukan tidak hanya pada saat pelaksanaan Asian Games 2018 di 3 provinsi, namun telah berlangsung sejak invitation tournament dan torch relay Asian Games 2018. BPOM RI terlibat dalam pengawalan keamanan pangan pada acara pengambilan api obor di Mrapen, dan terus mendampingi perjalanan obor Asian Games 2018 berkeliling ke 54 kab/kota di Indonesia. Serangkaian kegiatan telah dilakukan meliputi intensifikasi pengawasan pangan, bimbingan teknis keamanan pangan kepada pelaku usaha pangan, penyuluhan kepada pelaku usaha kuliner, sampling dan pemeriksaan, serta intensifikasi mobil laboratorium keliling. Sinergi dengan Pemerintah Daerah juga dilakukan dalam berbagai hal agar pengawalan keamanan pangan dapat terlaksana secara komprehensif.
Untuk memastikan kesiapan tersebut, Kepala BPOM RI memimpin apel siaga untuk memeriksa kesiapan pasukan dan perlengkapan dalam mendukung kesuksesan Asian Games, serta meninjau mobil laboratorium keliling untuk digunakan dalam perhelatan Asian Games 2018 nanti. Jika ditemukan pelanggaran di lapangan, BPOM RI telah menyiagakan mobil penyidikan untuk melakukan proses investigasi langsung terhadap pelaku.
BPOM RI merupakan bagian dari struktur Food Safety Committe Indonesia Asian Games Organizing Committee (INASGOC) selaku komite resmi penyelenggara Asian Games. Pengawasan keamanan pangan yang dilakukan terbagi atas 3 zona, yaitu lokasi kegiatan Asian Games (Zona 1), wilayah dalam radius walking distance dari lokasi kegiatan Asian Games (Zona 2), dan tempat wisata terdekat maupun bandara (Zona 3). Sebanyak 61 personil BPOM RI yang berasal dari 7 BBPOM/BPOM dan Pusat telah terakreditasi INASGOC untuk memeriksa keamanan pangan di lokasi Asian Games 2018 di Palembang dan Jakarta, maupun sejumlah Kab/Kota di Jawa Barat.
Mobilisasi petugas dari 4 wilayah lain, yaitu Bandar Lampung, Serang, Jambi dan Bengkulu merupakan bukti komitmen BPOM RI untuk melakukan pengawasan secara optimal. Di samping kesiapan petugas, BPOM RI juga menyiapakan suatu stiker sebagai penanda bahwa suatu usaha pangan telah dibina dan dikawal keamanannya. Hal ini diharapkan dapat memudahkan tamu Asian Games 2018 untuk memilih pangan yang aman dan mendorong rasa percaya diri dari pelaku usaha UMKM pangan di Indonesia.
Sampai saat ini di Jakarta, BPOM RI telah melakukan pengawasan keamanan pangan kepada seluruh pedagang pangan, termasuk 40 pedagang pangan dan 100 UMKM yang dikelola oleh Koperasi Gelora Bung Karno (GBK), sejumlah sarana ritel di wilayah JIExpo, dan kantin RS Rujukan terdekat dengan Wisma Atlet. Sedangkan untuk pengamanan pangan bagi tamu VVIP dan VIP, BBPOM di Jakarta telah melakukan pemeriksaan pendahuluan di Hotel Fairmont. Lebih lanjut, BPOM RI juga akan melakukan food security pada saat Opening Ceremony di stadion utama GBK.
Dalam kesempatan ini, Kepala BPOM RI juga memberikan stikerisasi kepada supermarket dan food court di Plaza Sarinah yang telah memenuhi ketentuan pangan aman. Sebanyak 33 counter food court di Plaza Sarinah telah dibina BBPOM di Jakarta. Sebelumnya BBPOM di Jakarta telah memasang stikerisasi kepada 90 kios di Lokasi Kuliner Lenggang Jakarta Monas, 43 sarana di 5 wilayah Jakarta, 21 kios di GBK dan Wisma Atlet, 80 tenant di Food Festival Jakarta di GBK, 3 kantin di Rumah Sakit Mitra Kemayoran, 2 retail pangan di Pekan Raya Jakarta Kemayoran, dan 2 restoran di Plaza Indonesia.
Acara edukasi car free day diawali senam pagi, tarian POMPI, dan jingle Tolak Penyalahgunaan Obat yang diikuti oleh 201 pelajar SMA, Pramuka, dan Kowani, serta masyarakat pengunjung car free day. Kemudian dilanjutkan Talkshow Sehat dan Berprestasi dengan Obat dan Pangan Aman bersama Kepala BPOM RI, Komisi IX DPR RI, Ade Rai, Gilang Dirga, dan Mikha Tambayong. Melalui kampanye ini, BPOM RI menunjukkan kesiapannya dalam hal pengawalan pangan aman di perhelatan Asian Games bersama jajaran terkait. “Masyarakat diharapkan berhati-hati dalam memilih pangan. Belilah pangan dalam kondisi baik dari penjual yang sehat di tempat yang terjamin kebersihannya. Kenali tempat penjual pangan aman dari stiker BPOM RI yang tertera. Hindari pangan yang mengandung bahan berbahaya, yaitu terlalu kenyal, berwarna mencolok, dan cenderung berpendar. Perhatikan selalu Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, Kedaluwarsa) ketika membeli pangan dalam kemasan” tutup Kepala BPOM RI.
__________________________________________________________________________________________
Informasi lebih lanjut hubungi:
Contact Center HALO BPOM di nomor telepon 1-500-533, SMS 0-8121-9999-533, email halobpom@pom.go.id, twitter @BPOM_RI, atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia.
Apabila masyarakat memerlukan informasi lebih lanjut atau menyampaikan pengaduan obat dan makanan, dapat menghubungi lapor.go.id, Contact Center HALOBPOM 1-500-533 (pulsa lokal), SMS 0812-1-9999-533, WhatsApp 0811-9181-533, e-mail halobpom@pom.go.id, Instagram @BPOM_RI, Facebook Page @bpom.official, Twitter @BPOM_RI, atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai/Loka POM di seluruh Indonesia.
